IIC Hamburg – Ukhuwah Islamiyah

IIC Hamburg – Ukhuwah Islamiyah

Oleh : Ustad Aal Rüfenacht.

Banyak hal-hal kecil yang selalu kita anggap sepele dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan orang kurang memperhatikan hal-hal tersebut, ntah tidak mengerti atau hanya menganggap enteng. Tapi sebenarnya hal kecil ini Allah SWT tegur langsung dalam Firman-Nya Al-Hujurat ayat 6-13. Dan ternyata hal ini merupakan hal penting dalam membangun sebuah ukhuwah islamiyah yang kuat dan erat.

Hal tersebut adalah :

  1. Tabayyun : Tabayyun berarti mengecek ulang kesahihan atau kebenaran sebuah informasi.Pada era media sosial berita dengan mudahnya tersebar luas ke segala penjuru dunia. Tapi yang disayangkan, tidak semua berita itu benar. Oleh karena itu dalam firman-Nya Al-Hujurat:6 Allah SWT mengingatkan kita untuk selalu Tabayyun saat menerima sebuah informasi. Tabayyun juga termasuk dalam sunnah Rasulullah SAW. Karena Rasulullah selalu bertabayyun dan menyuruh para sahabat untuk bertabayyun.
  2. Damai :Tidak sedikit orang kurang Tabayyun terlibat dalam sebuah perseteruan. Maka hendaklah kita mendamaikan orang yang berseteru. Dan setelah itu berbuat adil lah. Karena Allah SWT menyukai orang yang berbuat adil.
  3. Bersatu : Kita sesama muslim adalah saudara seiman seperti dalam firman Allah SWT (QS Al-Hujurat :10). Maka hilangkan perbedaan dan bersatu dalam ukhuwah agar islam menjadi kuat.
  4. Jangan Menghina :Kita sama sekali tidak boleh menjelekkan orang lain. Karena dengan menjelekkan orang lain, terbesit dalah hati bahwa kita itu lebih baik. Dari situ timbullah rasa riya dan sombong. Dan sesungguhnya sombong itu adalah sifat Iblis. Dan juga belum tentu kita lebih baik dari orang yang kita hina. Dan tahu kah kamu? menghina orang lain juga sama seperti kita menghina diri sendiri. Dalam QS Al-Hujurat: 11, Allah SWT juga menegaskan agar kita tidak memberi gelaran-gelaran tertentu kepada seseorang.
  5. Suudzon :Sebisa mungkin hindari lah Suudzon. Karena suudzon akan berujung kepada ghibah. Saat seseorang sudah suudzon dengan orang lain, maka akan dicari semua kesalahan seseorang tersebut. Dan biasanya tidak hanya berujung pada pencarian, kesalahan tersebut akan diceritakan kepada orang lain lagi. Dan terjadilah ghibah. Padahal ghibah itu seperti memakan bangkai orang yang kita dibicarakan.
  6. Berbeda tetap satu : Allah SWT dalam QS Al-Hujurat: 13 berfirman “Hai manusia, sesunguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal-ngenal. Sesunguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” Oleh sebab itu mari kita bersatu sebagai umat muslim. Saling mengenal dan saling menasihati.

Sebagai muslim yang minoritas di Negri ini, sudah seharusnya kita bersama-sama menjalin ukhuwah yang erat. Tak perlu memperuncing permasalahan, tabayyun saat mendengar berita, dan hidup dengan damai untuk maju bersama memajukan Islam.

Jangan sampai kita terpecah belah karena hal-hal yang tadinya terlihat sepele. Semoga kita semua berada dalam lindungan Allah SWT dan terus berjalan di jalan yang lurus. Amin..

——–

Untuk sahabat IIC yang berhalangan dalam pengajian bulanan IIC April 2015, bisa menyaksikan video youtube tausiyah dari Ustadz Aal di bawah ini. Semoga bisa membawa hikmah dan kesejukan Islam dalam ukhuwah :

1. Part 1

2. Part 2

3. Part 3

4. Part 4

5. Part 5

 

Sumber: http://iicev-hamburg.de/2015/05/ukhuwah-islamiyah/