Kehamilan dan Puasa

Kehamilan dan Puasa

Pertanyaan:

Ini lho saya mau tanya? istri saya kebetulan sedang hamil, dan usia kandungan istri saya sudah 6 bulan. apakah dia boleh menjalankan ibadah puasa.jika boleh, dan pola makan bagaimana yang baik untuk istri saya, dan makan seperti apa yang baik dikonsumsi. mohon ma’af ya mas kalau kata-kata saya ada yang kurang baik.  terima kasih.

Adenan Susilo

Kota: Kisaran

Jawaban:

Waalaikum salam wr wb.

Terima kasih atas pertanyaannya. Untuk ibu dengan kehamilan 6 bulan diperbolehkan untuk berpuasa, selama tidak kekhawatiran terhadap kesehatan ibu dan janinnya.

Pada masa 6 bulan, proses pembentukan organ bayi  terutama otak dan alat gerak (kaki dan tangan) sudah hampir sempurna dan keadaan ibu sudah lebih kuat. Janin juga sudah lebih stabil dan mantap posisinya.

Pada kehamilan < 4 bulan, disarankan untuk menunda puasanya mengingat pada masa2 tersebut ibu masih mengalami morning sick syndrome (mual dan muntah di pagi hari atau sepanjang hari) krn tingginya kadar hormon kehamilan. Keadaan bayi juga sedang dalam posisi mencari tempat yang stabil.

Apabila ibu hamil berpuasa, dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi protein (baik protein hewani seperti terkandung di dalam daging ikan, susu dll, maupun protein nabati seperti pada tahu dan tempe, dll) perbanyak minum air dan jangan lupa mengkonsumsi madu untuk memperkuat stamina. Rasio antara konsumsi protein : karbohidrat sebaiknya kira2 2:1. Karena karbohidrat akan dipakai pertama kali oleh tubuh, sehingga kalau terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, di tengah2 waktu puasa cadangan makanan di dalam badan sudah habis. (kira2 jam 10-11 akan lapar lagi). Konsumsi daging yang cukup mampu mempertahankan stamina, karena penguraian protein & lemak di dalam daging berlangsung perlahan, sehingga energi yang dihasilkan akan ada terus.

Secara fisiologis apabila terdapat kekurangan makanan pada ibu, yang menjadi prioritas untuk diselamatkan adalah organ penting seperti otak, jantung, liver dan ginjal. organ2 di daerah perifer, seperti alat gerak, usus, termasuk janin menjadi prioritas kedua.

Bila intake (asupan makanan) selama berpuasa kurang dibandingkan asupan harian (bila tidak puasa), sebaiknya ibu hamil tidak berpuasa, karena jumlah kalori yang didapatkan janin tentunya akan lebih kecil lagi.

Wallahu a’lam